Tidak ada alasan untuk menghindari kenyataan..
21 tahun dan hampir 22 tahun smua seperti drama sinkron yang tak
biasa
erangan tangis..
gemuruh suara..
tak pernah berhenti aku dengar
seperti perang pemusnahan sebuah suku agar punah..
aku berjalan dengan snyuman..
cantiknya bunga tak secantik hidupku..
wanginya bunga tak seharum perjalananku.
21 tahun dan hampir 22 tahun
semua seperti biasa
tidak ada berubah..
AKU MENANGIS..
tidak!!!!!
semua adalah problema hidup..
aku ingin bunuh waktu dan aku tancapkan digurun yang tak pernah
berair..
dimana cinta yang menyatukan 2 insan itu
dimana janji yang mempersatukan itu
dimana?? dimana??
semua bohong..
21 tahun hampir dan ingin mendekat..
aku tiba-tiba takut untuk menjalaninya
aku berpikir lagi apakah harus menjadi atheis..
tak peduli..tak sepadan..tak melihat..
tiba-tiba aku sangat lelah aku menangis
aku jatuh dan tengkurap..
21 tahun dan hmpir 22thun
apakah aku sanggup????
apakah sanggup untuk membayangkan kedepan dan bayangan masa lalu
yang menakutkan??
aku lelah..
AKU MENANGIS..BAPA???
aku melipat tangan dan ingat Bapaku
sssshhhh...
aku merasa badan aku damai..
aku ingin tidur..lelah
(DIA ada!!)
(Dia disini???)
(Dia tersenyum??)
(OOOhhh tidak..tidak nyata bagiku
(Dia mendekat..)
(tidak..tidak..q mundur dgn rasa takut menghampiriku..)
(Dia memelukku..)
"BAPA-ku??"
(Dia tersenyum)
(aku terdiam..dan tak bergerak..
hanya menangis dan menangis..)
"anak-Ku..sudahlah jangan bimbang dalam hidupmu,
AKU selalu menemanimu dan jangan menangis lagi"
"Bapa"
"Iya anak-KU"
"aku takut"
"jangan takut smua akan baik-baik saja.tidurlah anak-KU kamu
lelah..
dan besok berjalanlah tegak dan aku akan selalu disampingmu dn
memegang tanganmu"
mengangguk dan mengangguk itu yang bisa aku lakukan..
aku lelah dengan pikiranku selama ni
membuat aku tidur dalam pelukan hangat Bapaku.
sebuah janji yang membuatku kuat
"Anak-KU,"
" SEMUA AKAN BAIK BAIK SAJA"
GBU ALL
(21 Januari 2011 pukul 9:08 )
Tidak ada komentar:
Posting Komentar